Meine Geschichte

Raden Hutomo Kaprabon Muslim |Dieser Blog ist die Geschichte meines Lebens| | TK Darul Hikam | | SDN Pengampon I | SMPN 1 Crb | | SMAN I Crb | | Civil Eng. ITB'09 | | Karisma ITB | facebook:Tomi Kaprabon| |email : tomi_kaprabon@yahoo.com|

Masalah Henpon Sony Xperia

Saat henpon Xperia tiba-tiba mati, di nyalain gabisa, teken tombol reset pun gabisa, di charge juga gabisa yang ada cuma lampu indikator warna merah menyala, mungkin si Xperia terkena gejala yang bernama Sudden Death.

Solusinya bernama hard restart, caranya : tekan tombol power + volume up secara bersamaan selama beberapa detik..

Kalau tetap gabisa mungkin perlu dibawa ke Sony Service Center nya.

Selamat berjumaah.. Repath ya ken :) with Annika – View on Path.
There is something.. Nothing finish, yet.. #messy at GSP L32 – View on Path.
Tentang dewasa dan pola pikir.. Entah sumbernya apa siapa darimana, izin post.. – View on Path.
:) – View on Path.

Palang Pintu adalah Istri

Pada suatu ketika, Nabi Ibrahim datang ke Mekkah (menyamar) untuk mengunjungi anaknya, yaitu Nabi Isma’il. Akan tetapi, Nabi Isma’il saat itu sedang tidak berada di rumah. Ia sedang pergi berburu. Nabi Ibrahim menemui istri Nabi Isma’il dan bertanya ke mana suaminya dan apa pekerjaannya.

Maka istri Nabi Isma’il menceritakan bahwa suaminya pergi berburu dan kehidupan mereka sangat sulit. Maka Nabi Ibrahim berkata kepadanya, “Apabila suamimu datang, sampaikan salam dariku dan katakan agar ia mengganti palang pintu rumahnya.”

Kemudian Nabi Ibrahim segera pulang. Tatkala Nabi Isma’il telah datang, ia seakan merasakan sesuatu, maka ia bertanya kepada istrinya.

Istrinya lalu bercerita, “Tadi ada seorang tua datang yang sifatnya demikian (ia menyebutkan sifat-sifat Nabi Ibrahim). Ia bertanya tentang engkau dan aku kabarkan kepadanya. Dia juga bertanya tentang kehidupan kita dan aku kabarkan bahwa sesungguhnya kita dalam kesulitan. Dia menitip salam untukmu dan mengatakan agar engkau mengganti palang pintu rumahmu.”

Maka Nabi Isma’il pun berkata, “Dia adalah ayahku, dan engkaulah yang dimaksud dengan palang pintu itu. Kembalilah engkau kepada orang tuamu (Nabi Isma’il menceraikan istrinya.)!”

Kemudian Nabi Isma’il menikah lagi dengan wanita lain. Setelah itu, Nabi Ibrahim datang lagi pada waktu yan lain, dan Nabi Isma’il juga kebetulan sedang pergi berburu. Maka Nabi Ibrahim menemui istri Nabi Isma’il dan bertanya tentang Nabi Isma’il. Maka istrinya bersyukur kepada Allah dan juga menceritakannya.

Kemudian Nabi Ibrahim menanyakan tentang kehidupan mereka. Istri Nabi isma’il menceritakan bahwa kehidupan mereka penuh dengan nikmat dan kebaikan. Istri Nabi isma’il tersebut adalah seorang wanita yang baik, yang bersyukur kepada Allah dan juga kepada suaminya. Kemudian Nabi Ibrahim berkata kepadanya, “Jika suamimu datang, sampaikanlah salam kepadanya dan katakan kepadanya agar ia mengokohkan palang pintu rumahnya.”

Setelah itu, Nabi Ibrahim pun segera pulang.

Maka tatkala Nabi Isma’il pulang, ia bertanya kepada istrinya, “Apakah tadi ada yang mengunjungimu?

Istrinya menjawab, “Tadi datang kepadaku seorang tua yang keadaannya demikian….”

Nabi Isma’il bertanya, “Apakah ada sesuatu yang ia katakan kepadamu?”

Istrinya menjawab, “Dia bertanya kepadaku tentang dirimu, dan aku pun menceritakannya. Dan ia bertanya pula tentang kehidupan kita, maka aku sampaikan bahwa kita berada dalam kenikmatan, dan aku mengucapkan syukur memuji Allah.”

Nabi Isma’il bertanya lagi, “Kemudian apalagi yang ia katakan?”

Istrinya menjawab, “Ia menitipkan salam untukmu dan memerintahkannmu untuk mengokohkan palang pintu rumahmu.”

Nabi Isma’il lantas berkata, “Dia adalah ayahku, dan engkau adalah palang pintu itu. Ia memerintahkan agar aku tetap mempertahankanmu (sebagai istri).”

Sumber: Al Maju’atul Kaamilah lil Muallafat, juz 8 hal. 349-350, Syaikh ‘Aburrahman bin Nashir As-Sa’dy

There is nothing special, is something special.. Kalaki beach, Bima, Sumbawa Island, NTB, Indonesia..
#Road #Beach #Bima #Sumbawa #NTB #Indonesia
Sulit menandingi ekspresinya.. Before welcome dinner FKN IX, Bima, Sumbawa, NTB #bro #fkn #2014
Rinjani from wings air (at Lila graha hotels Bima NTB)
Next Destiny..
“Dont let the fear of losing be greater than the excitement of winning”, R.Kiyosaki